Usual Storyline

oeuvre

Nasehat Paman Gober

Paman Gober sedang mencangkul di kebunnya, sedang Donal dan keponakannya bekerja menyiangi gulma di perkebunan sayur, milik Paman Gober juga. Paman Gober ini pelit sekali, walau sudah kaya, masih mau bekerja.

Saat bekerja, tiba- tiba mereka mendengar sesuatu, gemuruh ! Mereka mendongak dan melihat tornado menggulung gudang uang Paman Gober, mengangkat isinya di angkasa Kota Bebek. Dalam hitungan detik, berhamburanlah seluruh isi gudang, dan terjadilah hujan uang di Kota Bebek.

d.duck

Gober Bebek yang Tak Percaya Bank dan Suka Berenang di Tumpukan Uangnya

“Aku kaya,” orang- orang di Kota Bebek menangis kegirangan, mereka berebut memungut uang yang berjatuhan dari langit. “Aku tidak akan pernah mau bekerja lagi!” Donald dan keponakannya, meninggalkan kebun sayur untuk mengejar bagiannya.

“Hmmm”, gumam Gober, yang terus mencangkul di kebunnya, “Mereka akan kembali.”

Orang-orang berbondong- bondong meninggalkan pekerjaan mereka dan buru-buru berbelanja, untuk menikmati kekayaan baru mereka. Satu ke showroom untuk membeli mobil baru. “Saya tidak perlu menjual mobil lagi,” teriak si penjual ke para pembelinya, “Aku sudah kaya!”

Lainnya berbaris di stasiun kereta api untuk pergi pada liburan impian mereka. (Ini masih tahun 1950-an ) Tapi kereta tidak berjalan, semua pekerja perusahaan kereta api memberhentikan diri. Dan mengapa mereka harus bekerja lagi ? Para karyawan pekerja perusahaan kereta api sudah kaya, mereka sudah punya banyak uang mendadak. Mereka tidak merasa perlu bekerja lagi.

“Hmmm”, gumam Gober, yang terus mencangkul.

Segera toko kosong dan orang-orang yang berkeliaran di jalanan dengan jutaan dolar di saku mereka dan terlihat bingung di wajah mereka. Donal dan keponakannya kembali ke peternakan, lapar dan kecewa, mereka mengambil cangkul yang mereka tinggalkan.

Selang beberapa hari kemudian rumor mulai muncul lewat kerumunan. “Ada sebuah peternakan di pinggir Kota Bebek yang masih tumbuh makanan!”

“Bersiaplah,” Gober memperingatkan keponakannya.

Ratusan orang berbaris di peternakan, uang mengepal di tangan mereka, berdiri di depan tanda yang menyatakan (tahun 1950-an dolar) “semangka @ $ 100,” “Wortel $ 75 per tandan,” “Telur 1 dus @ $ 50”.

Akhirnya, semua kembali normal. Orang-orang dari Kota Bebek kembali ke pekerjaan dan isi Gudang Uang Paman Gober kembali.

Catatan :

1. Cerita di atas diterjemahkan (dengan sedikit tambahan info) dari : www.freerepublic.com

2. Paman Gober adalah salah satu dari 15 tokoh komik terkaya di dunia fiksi, dengan kekayaan menurut Majalah Forbes, sekitar 44.1 Miliar USD ( 441 Triliun Rupiah, kurs 10,000 ), atau 5% dari Produk Domestik Bruto Indonesia 2012 ( 8,468 Triliun Rupiah)

3. Ada sentilan dari Mas Tyler Durden ( Fight Club, Chuck Palahniuk)  yang sangat pendek, tapi legendaris, dan sejalan dengan nasehat Paman Gober di atas, begini, ” You are not your job. You’re not how much money you have in the bank. You’re not the car you drive. You’re not the contents of your wallet. You’re not your fucking khakis. You’re the all-singing, all-dancing crap of the world  “. Artinya apa, coba Saudara maknai sendiri.

3. Berikut adalah Klan Bebek :

l_us

Klan Keluarga Bebek

4 comments on “Nasehat Paman Gober

  1. tiarrahman
    July 24, 2013

    waktu kecil aku pernah baca komik donald yang kisahnya seperti ini..

  2. adiguyki
    October 28, 2013

    salah satu panutan dalam berbisnis nih paman gober…

  3. Pingback: SSN-5: Bakul Project | tuwuhingati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 16, 2013 by in Philosophy and tagged , , , .
%d bloggers like this: