Usual Storyline

oeuvre

Ekstra Somatik

Knowledge is only rumour until it’s in your muscle

Jejaring internet yang mudah diakses berarti juga membanjirnya gelombang besar informasi, tapi informasi itu tetap hanya akan berstatus gosip murahan yang bergejolak sesaat, menimbulkan euforia dan lonjakan adrenalin sekejap, dan lalu mungkin juga akan seketika itu juga hilang disapu oleh waktu, berganti dengan gelombang informasi baru yang lebih seru dan mampu mencuri perhatian sensor audio- visual kita. Gelombang informasi yang datang dan pergi akan mengisi ruang- ruang memori di neuron syaraf otak kita, sejenak terdeposit, lalu tertumpuk makin sulit untuk dicerna, sekedar menjadi data smog, seolah volumenya besar tapi tak bisa difungsikan.

Seperti minum air garam, semakin diminum semakin tambah dahaga, mungkin begitu ya analogi derasnya informasi dari jejaring internet. Berita datang dan pergi silih berganti, kabar kawan dan foto- foto kehidupan mereka ikut bertebaran, narasi pencuri emosi yang ikut mendampingi, begitu pula panas dinginnya debat komentar ala intelektual produk jalanan maupun sekolahan di kolom notes ikut mewarnai, sungguh sebuah kehidupan yang berwarna dan riuh rendah nian. Dorongan untuk selalu mencari yang baru dan aneh di jagat internet itu menjadi semacam candu, jika tak dipenuhi menimbulkan sakaw resah gelisah, dan jika dituruti dosisnya akan selalu bertambah.

Seseorang yang sangat tinggi paparan internetnya bahkan terlihat amat sangat cerdas, seolah- olah, ketika memaparkan berbagai macam tebakan skenario politik maupun ekonomi yang akan terjadi di tingkat lokal maupun global, dengan mengandalkan kapasitas induktifnya, dan merangkai keping- keping informasi yang didapatnya dari hasil berselancar. Sungguh, era informasi ini memang menghadirkan lahirnya generasi baru kaum intelektual, yang jumlahnya berlimpah, tapi kok anehnya isi narasinya seragam, karena sumbernya pun serupa, jejaring internet.

Sebenarnya, segala informasi yang bersumber dari jejaring internet, itu statusnya sama dengan buku- buku berkualitas tinggi yang ada di perpustakaan, atau toko buku, disebutnya ekstra somatik. Pengetahuan ekstra somatik, atau beberapa kalangan menyebutnya ekstra genetik, adalah pengetahuan yang posisinya di luar tubuh manusia, untuk memiliki dan menguasai pengetahuan itu, manusia harus mengekstraknya ke dalam fungsi kesadaran diri ( consciousness) terlebih dahulu, lewat metode literasi. Kenapa literasi? Karena pengetahuan ekstra somatik modern rata- rata dikomunikasikan lewat narasi tulisan, jadi kedalaman kapasitas literasi seorang manusia, sangat menentukan seberapa besar rendemen konsentrasi pengetahuan yang mampu diekstrak ke dalam memori otaknya.

Asaro Papua New Guinea

Suku Asaro, Papua Nugini

Pengetahuan ekstra somatik yang berhasil diekstrak ke dalam otak, seberapapun konsentrasi rendemennya, tidak berarti bahwa si pemilik pengetahuan mampu dan layak disebut pakar atau pendekar. Level pakar atau pendekar akan sangat ditentukan oleh standar kompetisi lingkungan, dan jam terbang si pemilik pengetahuan untuk mampu menggunakan secara nyata, dan mahir menerapkan di masalah yang sebenarnya. Dalam kenyataannya pun, fungsi kepakaran dan kependekaran seseorang harus mampu dikerjasamakan dengan bidang pengetahuan yang lain, untuk mampu menghasilkan karya cipta yang layak disebut bermanfaat, dibutuhkan, dan benar bisa dihargai manusia, serta lingkungannya.

Pengetahuan yang sudah menjadi intra somatik atau intra genetik jelas membutuhkan dedikasi dan fokus, tapi hasilnya memang mumpuni dan benar paten. Selalu ada proses untuk melakukan ekstraksi pengetahuan ekstra somatik menjadi rendemen deposit di memori neuron otak, lalu mendistribusikannya ke seluruh otot di sepanjang sistem organ kita, untuk menjadi pengetahuan intra somatik atau intra genetik, menjadi bagian tak terpisahkan dari tubuh kita sendiri, layaknya seorang pendekar digdaya.

Seorang pendekar digdaya akan mampu merasakan kapan, dimana, apa, bagaimana, dan dengan siapa dia menggunakan pengetahuan yang sudah masuk ke dalam sekujur ototnya. Jika sudah dipahami model prosesnya, maka kecepatan dan ketajaman aplikasi menjadi kunci kemenangan, baik sendiri maupun saat harus bekerjasama.

Seberapapun besarnya gelombang informasi yang datang dan pergi di jejaring internet, bertumpuknya buku- buku berkualitas tinggi yang berjejer di rak, semuanya hanyalah rumor, sampai saatnya kita putuskan bahwa pengetahuan ekstra somatik- ekstra genetik itu boleh dan bisa masuk ke sekujur otot tubuh kita, menjadi pengetahuan intra somatik- intra genetik, yang benar kita tahu bahwa kita bisa menerapkan, dan berpeluang besar untuk diturunkan ke generasi berikutnya, atau sudah boleh disebarkan ke orang lain.

science_theories_tegmark

Teori Sains, Max Tegmark, Massachusett Institute of Technology

Kalau baru sekedar menghapal buku referensi, atau euforia sesaat karena info terbaru yang kontroversial, maka sebaiknya diam dan pikirkan dulu sebelum ditularkan ke orang di sekitarnya. Sudah terlalu banyak gosip yang dibungkus label intelektual cap akademisi, atau peneliti strategis, beredar di pasar, yang mungkin cuma akan menjadi data smog baru.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 26, 2014 by in Concept and tagged , , , , , , .
%d bloggers like this: