Usual Storyline

oeuvre

Anjing!

Selain kuda ( Equus ferus caballus) dan kucing ( Felis catus), anjing ( Canis familiaris) adalah spesies hasil domestikasi manusia yang kerap ikut serta, dengan setia, mewarnai perjalanan manusia jatuh bangun membangun peradaban. Kisah peran ketiga binatang domestik itu sering tertulis dalam narasi sejarah teks yang dibuat oleh manusia, selain tentunya sejarah genetik yang tertulis di Mt DNA mereka, dan sejarah fosil yang kerapkali ditemukan bersama dengan terkuburnya tulang belulang manusia.

Saat ini ada hampir 170 jenis anjing hasil persilangan, dengan karakter dan fungsi masing- masing. Evolusi artifisial yang dilakukan manusia terhadap anjing ini terjadi paling masif pada kurang lebih satu setengah abad terakhir, terutama di Benua Eropa. Anjing ras yang berfungsi sebagai penjaga teritori ( sentry) semacam Doberman Pinscher dan German Shepherd, pekerja ( worker) semacam Siberian Husky dan Rottweiler , pelacak ( tracker) semacam Hound dan Beagle, gembala ( shepherd) semacam Border Collie, petarung ( attack) semacam Pittbull dan Rottweiler, pelari ( runner) semacam Greyhound, hingga yang dijadikan mainan ( toy) semacam Chihuahua, masing- masing ada variannya, tampilan fenotip, karakter dasar, dan tentunya dengan jenis penyakit bawaan genetis yang mengikuti proses persilangan, antar ras anjing.

Genealogy-of-the-dog-low-res

Genealogi Anjing Ras

Berbeda dengan kucing domestik yang bersepupu dengan kucing besar lain, semacam harimau atau macan yang berkarakter pemburu soliter ( individual), anjing adalah pemburu komunal ( kelompok), yang memang karakternya mirip dengan sepupu dekatnya, serigala abu- abu Eurasia. Anjing membutuhkan penerimaan intim sebagai bagian dari kelompok dan kawan, lebih daripada kucing yang memang terkesan lebih cuek dan individual. Bagi para pengamat kucing dan anjing, perbedaan karakter ini sangat terlihat dari sikap keseharian ketika berinteraksi dengan manusia, atau dengan sesama spesiesnya ( ethology).

Dari hasil penelitian terbaru oleh para pakar genetika, yang berusaha membuat proyek genom anjing, terbaca bahwa anjing memiliki satu nenek moyang dengan dengan serigala abu- abu, dan mereka terpisah cabang kekerabatan sekitar 130, 000 tahun yang lalu. Hipotesis terakhir menjelaskan bahwa manusia setidaknya mencoba melakukan domestikasi serigala abu- abu sebanyak dua kali, dan yang terbaru adalah pada 13,000 tahun yang lalu. Dari domestikasi kedua, diturunkan anjing- anjing domestik yang pada awalnya difungsikan sebagai rekanan berburu, oleh manusia pemburu peramu ( hunter gatherer).

wolf evolution tree

Taksonomi Famili Aniing Berkerabat dengan Beruang dan Walrus

Hipotesis berikutnya, berbeda dengan domestikasi kucing yang fungsinya adalah untuk menjaga lumbung logistik hasil pertanian ( agrikultur), proses domestikasi anjing dimulai ketika nenek moyang merekalah yang berusaha pertama kali mendekati manusia, untuk mendapatkan makanan. Artinya domestikasi anjing jauh terjadi sebelum domestikasi kucing, ketika tahapan manusia masih dalam model penyintas berburu dan meramu, yang kemudian diikuti dengan peradaban bertani, yang mendorong manusia untuk membuat gudang persediaan pangan. Jika anjing pada awalnya yang mendekati manusia, maka kucing pada awalnya memang dipasang untuk menghalau pengerat, yang mengganggu persediaan pangan di gudang manusia.

Jika manusia masih mampu dengan jelas melihat kesamaan antara bentuk anatomi kucing domestik dengan harimau atau macan, lalu apa yang membedakan antara anjing dengan serigala abu- abu? Karena bentuk fisik antar varian anjing sangat beragam, berbeda dengan kucing domestik. Semacam tampilan postur Saint Bernard berbeda sekali dengan Doberman Pischer, dan semacam German Sheperd nampak dekat bentuk fisiknyanya dengan Siberian Husky atau Alaskan Malamute. Lalu, ras anjing mana yang paling dekat dengan serigala abu- abu? Dan secara tampilan fenotip, apa yang membedakannya?

main-qimg-1116a2d7e78e37fc5de5a937f96611b8

Grafik Derajat Kekerabatan Genetik Anjing- Serigala Abu- abu

Dari penampakan fenotip, ada beberapa parameter tampilan, yang jelas nampak terlihat, antara serigala abu- abur Eurasia, dengan anjing domestik. Pembeda pertama adalah postur, panjang moncong, ketegakan leher, dan lebar dada.

Wolf Dog 1

Pembeda kedua adalah pada warna bulu.

Wolf Dog 2

Pembeda ketiga adalah pada saat masih usia anak- anak.

Wolf Dog 3

Evolusi artifisial yang dilakukan oleh manusia memang demi kepentingan manusia, bukan kepentingan anjing, anjing tak punya banyak pilihan. Efek positifnya adalah manusia akan mendapatkan anjing dengan memiliki kekuatan karakter bawaan yang sangat spesifik, dan mampu untuk utilisasi tugas- tugas medan berat, semacam anjing perang, anjing teritorial, dan anjing pelacak, untuk keperluan militer dan polisi. Efek negatifnya adalah penyakit bawaan, semacam kelainan tulang ( anatomi) dan potensi kecepatan penurunan fungsi metabolisme ( fisiologi), yang kerapkali terjadi pada proses persilangan sembarangan, tanpa ada kejelasan genealogi sebelumnya.

Menempatkan anjing sebagai anjing, menganjingkan anjing, adalah pilihan tepat bagi manusia, untuk sebaiknya tidak memanusiakan anjing, selayaknya memanusiakan manusia. Anjing punya karakter bawaan pemburu dan penjaga, yang tidak selayaknya diamputasi, dengan utilisasi mereka bukan pada tempatnya, atau melakukan persilangan yang menurukan dua fungsi dasar itu.

Sumber gambar:

WOLVES

4 comments on “Anjing!

  1. wager
    November 1, 2015

    Salam Mas Maximillian,
    Ulasan tentang per-anjingan nya sangat menarik. Kebetulan saya adalah penggemar anjing. Sangat kesengsem dan pingin punya anjing jenis Greyhound atau Husky, tapi yang dimiliki sekarang malah anjing pengembala, shetland sheep dog. salam

    • Maximillian
      November 2, 2015

      Wah Greyhound, buat balapan ya Pak? Husky paling nyaman buat dia jika habitatnya dingin, atau ya dekat ruangan yang berpendingin udara, bulunya tebal.

    • Wage Rahardjo
      November 2, 2015

      Ha…ha…ha… Suka aja lihat anjing yang energik dan kuat lari. Delmatin spt gambar di atas juga saya suka. Husky bagus, tapi kalau lagi panas ndak bisa diajak jalan2. Ngos-ngosan dia. Akhirnya yg paling bagus ya anjing lokal. Cuma di tempat saya, anjing lokal atau peranakan, harganya nyaris sama.

  2. Maximillian
    November 2, 2015

    Memang bagusnya persilangan anjing itu untuk fungsi yang jelas sih Pak. Anjing lokal peluangnya lebih besar untuk tahan dgn bakteri lokal dan iklim lokal, secara nenek moyang mereka yang sudah lebih dulu beradaptasi fgn lingkungan tropis lembab. Eropa jauh lebih serius membuat persilangan dengan sertifikasi genealogi, karena buat mereka anjing punya fungsi mendukung kinerja manusia, bukan sekedar piaraan rumah tangga, semacam budaya Amerika Utara. Anjing lokal kalau serius disilangkan, dicari mutu karakter terbaiknya bisa muncul anjing-anjing lokal yang tampilan dan fungsinya seperti anjibg ras.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 31, 2015 by in Review and tagged , , , , , , .
%d bloggers like this: